Senin, 28 April 2014

seteguk rindu dalam secangkir kopi

pada secangkir kopi kutitipkan rindu ini
pada setiap teguknya yang dulu pernah kunikmati bersamamu
pada hembusan aroma khasnya yang pernah menemani tawa kita
pda hangatntya yang dulu selalu berhasil mencairkan ego kita

kini aku tak lagi minum kopi
sengaja kutinggalkan secangkir ini untukmu
agar dapat kau rasakan rinduku pada teguk pertamamu
sesalku pada teguk keduamu
dan teguk selanjutnya
kau akan merasakan aku
yang berjiba dalam raguku
terperangkap dalam masa yang masih ada kamu di dalamnya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar